Print this Page

PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PELAJARAN PAI SMP

PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PELAJARAN PAI KELAS…..SMP ……. TAHUN PELAJARAN 2010-2011

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A.    Latar Belakang Masalah

Masalah besar yang dihadapi oleh dunia pendidikan saat ini adalah krisis paradigma yang berupa kesenjangan dan ketidaksesuaian antara tujuan yang ingin dicapai dan paradigma yang dipergunakan (Imron, Ali, 1995: 178). Ber-bagai upaya dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, namun sampai saat ini belum memperoleh hasil yang optimal. Fenomena ini dapat dilihat dari indikator hasil belajar, antara lain dari Nilai Ujian Nasional siswa yang masih rendah secara rata-rata.

Kenyataan tersebut menunjukkan bahwa berbagai pendekatan, gagasan atau inovasi dalam dunia pendidikan yang sampai saat ini diterapkan secara luas ternyata belum dapat memberikan perubahan positif yang berarti bagi siswa, baik dalam proses pembelajaran di sekolah maupun dalam meningkat-kan mutu pendidikan pada umumnya. Kesadaran tentang pentingnya pendidi-kan yang dapat memberikan harapan dan kemungkinan yang lebih baik di masa mendatang, telah mendorong berbagai upaya dan perhatian asyarakat terhadap setiap gerak langkah dan perkembangan dunia pendidikan. Pendidi-kan sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup manusia. Pada intinya pendidikan bertujuan untuk memanusiakan manusia, mendewasakan, merubah tingkah laku serta meningkatkan kualitas hidup. Dengan demikian, siswa akan termotivasi aktif dalam belajar.

Apabila guru berhasil menciptakan suasana yang menyebabkan siswa termotivasi aktif dalam belajar akan terjadi peningkatan hasil belajar. Guru PAI di SMP selalu merasa tidak puas dalam melaksanakan proses pembela-jaran. Hambatan yang ditemui antara lain adalah kelas selalu pasif, motivasi siswa untuk belajar sangat rendah dan sangat sulit untuk menimbulkan in-teraksi baik antara siswa dengan siswa maupun antara siswa dengan guru, pe-laksanaan pembelajaran yang monotom, tidak menggunakan strategi pembe-lajaran yang tepat dalam pembelajaran, sehingga kelas didominasi oleh guru.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru dan Kepala SD/SMP ….., terdapat beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut di antaranya rendahnya kesiapan siswa untuk mengikuti pelajaran ini terlihat dari anak kurang aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar pada awal proses pembelajaran. Siswa yang kemam-puannya kurang, terlihat belum siap belajar yang ditandai siswa tersebut tidak membawa buku paket dan tidak mengumpulkan pekerjaan rumah. Pekerjaan rumah yang di berikan oleh guru tidak bervariasi dari segi bentuk dan tingkat kesukaran, melainkan soal-soal yang diberikan terlalu sulit dan tidak sesuai dengan kemampuannya sehingga motivasi siswa untuk mengerjakan pekerjaan rumah menurun. Dan uraian di atas ketidaksiapan siswa dalam belajar di-sebabkan oleh pembelajaran yang selama ini terpusat pada guru. Akhirnya menyebabkan hasil belajar yang diperoleh siswa tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Seorang guru harus mampu menerapkan suatu metode yang dapat   mem-

memberikan solusi terhadap permasalahan rendahnya motivasi siswa. Menurut Nasution (2001: 67) bahwa metode merupakan cara untuk melakukan sesuatu atau suatu alat bantu untuk mencapai suatu tujuan. Untuk menarik minat peserta didik, maka seorang guru harus pandai memilih metode yang sesuai dengan pokok bahasan yang akan disampaikan. Berhasil tidaknya suatu pengajaran terletak pada metode mengajar yang digunakan oleh pengajar.

Salah satu metode yang tepat dalam menunjang pencapaian tingkat prestasi siswa yang lebih baik adalah bermain peran (role playing) (Djamarah dan Zain, 2002). Metode ini dianggap efektif karena menekankan pada keaktifan siswa dalam memecahkan permasalahan yang telah dipersiapkan dengan terencana oleh guru. Melihat manfaat metode bermain peran, maka secara rutin dalam proses pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Bermain peran pada prinsipnya merupakan metode untuk menghadirkan peran-peran yang ada dalam dunia nyata ke dalam suatu pertunjukan peran di dalam kelas/pertemuan, yang kemudian dijadikan sebagai bahan refleksi agar peserta memberikan penilaian terhadap. Misalnya: menilai keunggulan maupun kelemahan masing-masing peran tersebut, dan kemudian memberikan alternatif pendapat bagi pengembangan peran-peran tersebut. Metode ini lebih menekankan terhadap masalah yang diangkat dalam pertunjukan, dan bukan pada kemampuan pemain dalam melakukan permainan peran hikmah yang mendalam (prinsip, nilai, atau pelajaran-pelajaran). Wilayah perubahan yang dipengaruhi adalah ranah sikap-nilai.

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, perlu kiranya suatu tindakan guru untuk mencari dan menerapkan suatu model pembelajaran alternatif yang mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep PAI melalui penelitian berjudul: “Penerapan Metode Bermain Peran upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa pelajaran PAI Kelas …..SD/SMP ……Tahun pelajaran 2010-2011.

  1. B.     Identifikasi Masalah

Dari uraian tersebut di atas maka dalam penelitian ini dapat diidentifikasi sebagai berikut :

Siswa SD/SMP …………..dalam kegiatan pembelajaran masih rendah terutama dalam meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran PAI, disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor guru dan faktor siswa. Dari faktor guru, yaitu (1) Penjelasan materi yang disampaikan guru sulit dipahami oleh siswa; (2) Teknik mengajar yang digunakan guru dalam pembelajaran kurang menarik dan membosankan. Faktor dari siswa, yaitu (1) Kurangnya minat siswa untuk mengikuti pembelajaran; (2) Kurangnya pemahaman siswa tentang materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru.

Untuk mengatasi masalah pertama yang terdapat pada guru, sebaiknya metode atau teknik pembelajaran yang selama ini digunakannya diubah. Selain itu, guru lebih banyak berbahasa dengan siswa menanyakan hal-hal yang belum dipahami serta memberikan kesempatan untuk bertanya.

Sedangkan, untuk mengatasi masalah faktor siswa yang kurang berminat mengikuti proses belajar mengajar, guru sebaiknya memberikan arahan dan pengertian kepada siswa bahwa pentingnya peningkatan prestasi dalam pembelajaran dalam kehidupan mereka.

Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan pendekatan pembelajaran yang dibuat oleh guru. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang tidak maksimal dan kurang terprogram dapat mengakibatkan tujuan pembelajaran tidak tercapai dengan baik. Oleh karena itu, seharusnya guru memilih metode, teknik, dan media yang sesuai dengan materi pembelajaran, peran guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas perlu ditingkatkan sehingga siswa tidak mengalami kesulitan dalam belajar. Hal tersebut menuntut guru agar lebih saksama melaksanakan program pengajaran serta memilih pendekatan pembelajaran  yang cocok menarik sehingga memperoleh hasil belajar yang optimal.

  1. C.    Rumusan Masalah

Dari identifikasi maalah di atas, maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut ;

  1. Bagaimana penerapan metode bermain peran upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa pelajaran PAI Kelas ….SD/SMP ….. Tahun pelajaran 2010-2011 ?
  2. Bagaimana efektiVtas penerapan metode bermain peran upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa pelajaran PAI Kelas …. SMP…… Tahun pelajaran 2010-2011 ?
  1. D.    Tujuan Penelitian  

Tujuan utama dalam penelitian ini adalah unuk mengetahui ;

  1. Penerapan metode bermain peran upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa pelajaran PAI Kelas ….SMP ……Tahun pelajaran 2010-2011.
  2. EfektiVtas penerapan metode bermain peran upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa pelajaran PAI Kelas …. SMP ……Tahun pelajaran 2010-2011.
  1. E.     Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini dapat bermanfaat dalam rangka usaha penigkatan hasil belajar PAI di SD/SMP ……… dan sekolah-sekolah lain pada umumnya.

Secara rinci manfaat dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar PAI  siswa yang diajar dengan pemberian tes pada setiap akhir kompetensi dasar lebih tinggi dibandingkan hasil belajar siswa yang diajar tanpa pemberian tes pada setiap akhir kompetensi dasar, diharapkan kepada guru mata pelajaran PAI agar dapat menerapkan perlakuan dengan pemberian tes dalam pembelajaran PAI  khususnya pada siswa Kelas …..SD/ SMP ……
  2. Dengan pemberian tugas secara intensif dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
  3. Memotivasi guru PAI  untuk lebih mengoptimalkan role playing sebagai salah satu metode  pembelajaran.

Butuh PTK ini dengan lengkap????
Kontak/SMS : 081237369222 – 087863667222

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Permanent link to this article: http://ihinsolihin.com/ptk-dan-pts/laporan-ptk-pai-sdsmpsma/penerapan-metode-bermain-peran-upaya-peningkatan-hasil-belajar-siswa-pelajaran-pai-smp/

Adsense Indonesia zwani.com myspace graphic comments Haiiii...Komentarnya Dong...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Tautan komentar adalah nofollow free.