↑ Return to PTK DAN PTS

Print this Page

Panduan Ringkas tentang Sistimatika dan Rambu-rambu Penulisan/penyusunan PTK

JUDUL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)

Judul PTK hendaknya dinyatakan dengan akurat dan padat permasalahan serta bentuk tindakan yang dilakukan peneliti sebagai upaya pemecahan masalah. Formulasi judul hendaknya singkat, jelas, dan sederhana namun secara tersirat telah menampilkan sosok PTK bukan sosok penelitian formal. Judul ditulis dalam halaman judul yang dilengkapi dengan identitas peneliti (nama dan NIP guru), lembaga/satuan pendidikan tempat guru bekerja, dan bulan dan tahun penulisan PTK.

  • Ditulis secara singkat tapi padat, spesifik dan jelas
  • Menggambarkan masalah yang akan diteliti
  • Menggambarkan tindakan penelitian yang dipilih untuk memecahkan suatu masalah
  • Setting (tempat dan waktu)
  • Maksimal sebanyak 20 kata

Contoh:

  • Peningkatan Kompetensi Menulis Narasi Melalui Media Blog Siswa Kelas IX SMPN……… Tahun Pelajaran 2010/2011.
  • Penggunaan Metode Matrik Perbandingan untuk Meningkatkan motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Kawasan Benua dan Negara Tetangga  di Kelas 7 SMPN ……. Tahun 2006
  • Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Melalui Media Google Earth Siswa Kelas V S………. Tahun Pelajaran 2009/2010.
  • Meminimalisir  Miskonsepsi Siswa Dalam Pembelajaran IPS  melalui Penggunaan Modul IPS Terpadu di Kelas VII SMPN ……… Tahun 2007
  • Penggunaan Media Pandang Dengar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VII SMPN……….. Tahun Pelajaran 2009/2010

KATA PENGANTAR
HALAMAN PERSETUJUAN

  • Bila diperlukan, lazimnya diketahui dan ditandatangani oleh pimpinan/kepala sekolah setempat.

DAFTAR ISI
DAFTAR LAMPIRAN
ABSTRAK

  • Berisi judul, nama peneliti, uraian singkat PTK. Ditulis satu spasi dengan jumlah kata kurang lebih 250 kata. Disertai kata kunci.

.BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Dalam latar belakang permasalahan ini hendaknya diuraikan urgensi penanganan permasalahan yang diajukan itu melalui PTK. Untuk itu, harus ditunjukkkan fakta – fakta yang mendukung, baik yang berasal dari pengamatan guru selama ini maupun dari kajian pustaka. Dukungan berupa hasil penelitian –penelitian terdahulu, apabila ada juga akan lebih mengokohkan argumentasi mengenai urgensi serta signifikansi permasalahan yang akan ditangani melalui PTK yang diusulkan itu. Karakteristik khas PTK yang berbeda dari penelitian formal hendaknya tercermin dalam uraian di bagian ini.

  • Masalah PTK yang diangkat:

1). Merupakan masalah nyata di kelas / sekolah, bukan hasil kajian teoretik dari buku

2). Dapat terinspirasi dari hasil penelitian terdahulu, tetapi digali dari permasalahan pembelajaran yang aktual.

3). Masalah didiagnosis secara kolaboratif oleh GURU dan KELOMPOK GURU

  • Masalah harus bersifat:

1). penting dan mendesak untuk dipecahkan,

2). dapat dilaksanakan (ketersediaan waktu, biaya dan daya dukung lainnya).

Hal-hal yang perlu dideskripsikan pada Latar Belakang Masalah adalah:

  • -    Deskripsikan masalah yang dihadapi
  • -    Sajikan fakta/bukti-buktinya
  • -    Deskripsikan apa yang seharusnya dicapai
  • -    Deskripsikan dampaknya jika masalah tersebut tdk teratasi
  • -    Deskripsikan penyebab-penyebab masalah tersebut
  • -    Deskripsikan alternatif pemecahan masalah tersebut

Identifikasi masalah sebaiknya disertai data-data pendukung.
Deskripsikan dan analisis penyebab timbulnya masalah secara komprehensif, sehingga ditemukan akar masalahnya.

B. RUMUSAN MASALAH DAN PEMECAHANNYA

Permasalahan yang diusulkan untuk ditangani melalui PTK itu dijabarkan secara lebih rinci dalam bagian ini. Masalah hendaknya benar – benar di angkat dari masalah keseharian di sekolah yang memang layak dan perlu diselesaikan melalui PTK. Sebaliknya permasalahan yang dimaksud seyogyanya bukan permasalahan yang secara teknis metodologik di luar jangkauan PTK. Uraian permasalahan yang ada hendaknya didahului oleh identifikasi masalah, yang dilanjutkan dengan analisis masalah serta diikuti dengan  refleksi awal sehingga gambaran permasalahan yang perlu di tangani itu nampak menjadi perumusan masalah tersebut. Dalam bagian ini dikunci dengan perumusan masalah tersebut. Dalam bagian inipun, sosok PTK harus secara konsisten tertampilkan.

a. Rumusan masalah disusun:

Substansi bentuk rumusan Masalah meliputi :

  • Ada permasalahan yang akan diatasi
  • Ada alternatif tindakan yang akan diambil dan hasil Positif yang diantisipasi

Bentuk rumusan menggunakan kalimat tanya, contoh:

  • Apakah Penggunaan Media Google Earth dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS siswa kelas V SDN Utan ?
  • Apakah Penggunaan Metode Matrik Perbandingan  dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam  pembelajaran Geografi  Kawasan Benua dan Negara Tetangga di kelas 7a SLTPN 1 Utan?
  • Apakah Penggunaan Modul IPS Terpadu dapat Meminimalisir Miskonsepsi Siswa dalam Pembelajaran IPS di SMPN 1 Utan?
  • Apakah penggunaan alat-alat bantu berenang dapat meningkatkan keberanian siswa untuk berenang pada siswa Kelas 3 SDN I Utan?

b. Pemecahan Masalah

Pemecahan masalah berisi:

  • Identifikasi alternatif tindakan . Sajian argumentasi logis terhadap pilihan tindakan atau deskripsi secara logis alternatif tindakan secara konseptual berdasarkan:

- kesesuaiannya dengan masalah

- penyebabnya
- kemutakhirannya,
- keberhasilannya dalam penelitian sejenis
- Berdasarkan teori atau wawancara dengan ahli
- Indikator keberhasilannya secara rasional dan terukur

c. Buat definisi operasional dari variabel pokok penelitian

C. TUJUAN PENELITIAN

Tujuan PTK hendaknya dirumuskan secara jelas.paparkan sasaran antara dan akhir tindakan perbaikan.perumusan tujuan harus konsisten dengan hakekat permasalahan yang dikemukakan dalam bagian – bagian sebelumnya. Dengan sendirinya,artikulasi tujuan PTK berbeda dari tujuan formal. Sebagai contoh dapat dikemukakan PTK di bidang IPA yang bertujuan meningkatkan prestasi siswa dalam mata pelajaran IPA melalaui penerapan strategi PBM yang baru, pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar mengajar dan sebagainya. Pengujian dan/atau pengembangan strategi PBM baru bukan merupakan rumusan tujuan PTK. Selanjutnya ketercapaian tujuan hendaknya dapat diverfikasi secara obyektif.Syukur apabila juga dapat dikuantifikasikan.) Disamping tujuan PTK, juga perlu diuraikan kemungkinan kemanfaatan penelitian. Dalam hubungan ini, perlu dipaparkan secara spesifik keuntungan – keuntungan yang dijanjikan, khususnya bagi siswa sebagai pewaris langsung (direct beneficiaries) hasil PTK, di samping bagi guru pelaksana PTK, bagi rekan – rekan guru lainnya serta bagi para dosen LPTK sebagai pendidik guru. Berbeda dari konteks penelitian formal, kemanfaatan bagi pengembangan ilmu. Teknologi dan seni tidak merupakan prioritas dalam konteks PTK, meskipun kemungkinan kehadirannya tidak ditolak

Dirumuskan secara singkat dan jelas tentang apa yang ingin diatasi atau dicapai berdasarkan permasalahan dan cara pemecahan masalah yang dikemukakan.

Contoh:

  • Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penggunaan media google Earth.
  • Meningkatkan hasil belajar yang lebih bermakna baik aspek kognitif, afektif dan psikomotorik siswa melalui penggunaan penggunaan metode SQ3R.

D. MANFAAT PENELITIAN

Menjelaskan manfaat penelitian ini untuk penambahan/pengembangan wawasan, manfaat aplikasi hasil penelitian bagi keberhasilan pembelajaran siswa, bagi guru, sekolah dan mungkin pihak lain yang relevan dengan pemanfaatan hasil penelitian ini

Manfaat diuraikan secara jelas dan sistematis baik
Kemukakan manfaat bagi siswa, guru, komponen pendidikan terkait di sekolah, misalnya :

1. Bagi siswa:

  •  Tumbuhnya motivasi siswa dalam proses pembelajaran.
  • Meningkatnya hasil belajar siswa baik aspek kognitif maupun afektif.
  •  Meningkatnya ketrampilan sosial siswa dalam bergaul di lingkungan sosialnya.
  • Meningkatnya keaktifan siswa dalam belajar.

2. Bagi guru:

  • mengetahui strategi pembelajaran yang bervariasi untuk memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran Pengetahuan sosial
  • Diperolehnya strategi pembelajaran yang tepat untuk materi bahasan kenampakan alam Indonesia dan negara tetangga
  • Diperolehnya media pembelajaran yang cocok untuk pembelajaran Kawasan Regional

2. Bagi Sekolah:

  • a. Meningkatnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pengetahuan Sosial.
  • b. Tumbuhnya motivasi guru dalam mengembangkan proses pembelajaran yang bermutu.
  • c. Tumbuhnya iklim pembelajaran siswa aktif di sekolah.

BAB II

KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN

Pada bagian ini diuraikan landasan substantive dalam arti teoritik dan/atau metodologik yang dipergunakan peneliti dalam menentukan alternative, yang akan diimplementasikan. Untuk keperluan itu, dalam bagian ini diuraikan  kajian baik pengalaman peneliti pelakju PTK sendiri nyang relevan maupun pelaku – pelaku PTK lain disamping terhadap teori – teori yang lazim termuat dalam berbagai kepustakaan. Argumentasi logic dan teoretik diperlukan guna menyusun kerangka konseptual. Aras  kerangka konseptual yang disusun itu, hipotesis tindakan dirumuskan.

  • Deskripsikan kajian teori yang relevan dengan topik penelitian yang dilakukan , terutama variabel yang mau diatasi dan variabel digunakan untuk mengatasi
  • Deskripsikan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik yang diteliti
  • Buat kerangka pemikiran yang menjelaskan keandalan tindakan untuk mengatasi masalah.
  • Buat kerangka pemikiran diatas dalam bentuk gambar skema tindakan
  • Tulislah Hipotesis tindakan.

BAB III

METODE PENELITIAN

1. Setting Penelitian : Deskripsikan Tempat, kondisi dan waktu penelitian dilakukan

Pada bagian ini disebutkan di mana penelitian tersebut dilakukan, di kelas berapa dan bagaimana karakteristik dari kelas tersebut seperti komposisi siswa pria dan wanita, latar belakang kemampuan akademik, kesulitan-kesulitan/kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam pembelajaran, latarbelakang sosial dan ekonomi yang mungkin relevan dengan permasalahan dan lain sebagainya. Aspek substantive kompetensi dan permasalahan yang dihadapi siswa dalam mata pelajaran pada kelas yang diteliti seperti IPA atau IPS atau Matematika kelas II SMP, juga dikemukakan pada bagian ini.

2. Subjek Penelitian ; Deskripsikan Subjek penelitian secara lugas yang mencakup jumlah, jenis kelamin, cakupan, kondisi siswa.

Pada bagian ini dijelaskan jumlah dan deskripsi siswa

3. Siklus Penelitian ; Jelaskan jumlah siklus, tindakan siklus I, siklus 2 dan seterusnya disertai dengan penjelasan.

4. Variabel Penelitian (faktor yang diselidiki)

Pada bagian ini ditentukan variabel – variabel penelitian yang dijadikan titik – titik incar untuk menjawab permasalahan yang dihadapi. Variabel tersebut dapat berupa (1) variabel input yang terkait dengan siswa, guru, bahan pelajaran, sumber belajar, prosedur evaluasi, lingkungan belajar, dan lain sebagainya; (2) variabel proses pelanggaran KBM seperti interaksi belajar-mengajar, keterampilan bertanya, guru, gaya mengajar guru, cara belajar siswa, implementasi berbagai metode mengajar di kelas, dan sebagainya, dan (3) varaibel output seperti rasa keingintahuan siswa, kemampuan siswa mengaplikasikan pengetahuan, motivasi siswa, hasil belajar siswa, sikap terhadap pengalaman belajar yang telah digelar melalui tindakan perbaikan dan sebagainya.

5.Teknik pengumpulan data (Data dan Cara Pengambilannya)

Pada bagian ini ditunjukkan dengan jelas jenis data yang akan dikumpulkan yang berkenaan dengan baik proses maupun dampak tindakan perbaikan yang di gelar, yang akan digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan atau kekurangberhasilan tindakan perbaikan pembelajaran yang dicobakan. Format data dapat bersifat kualitatif, kuantitatif, atau kombinasi keduanya. Di samping itu teknik pengumpilan data yang diperlukan juga harus diuraikan dengan jelas seperti melalui pengamatan partisipatif, pembuatan juranal harian, observasi aktivitas di kelas (termasuk berbagai kemungkinan format dan alat bantu rekam yang akan digunakan)penggambaran interaksi dalam kelas (analisis sosiometrik), pengukuran hasil belajar dengan berbagai prosedur asesmen dan sebagainya.selanjutnya dalam prosedur pengumpulan data PTK ini tidak boleh dilupakan bahwa sebagai pelaku PTK, para guru juga harus aktif sebagai pengumpul data, bukan semata – mata sebagai sumber data. Akhirnya semua teknologi pengumpulan data yang digunakan harus mendapat penilaian kelaikan yang cermat dalam konteks  PTK yang khas itu. Sebab meskipun mungkin saja memang menjanjikan mutu rekaman yang jauh lebih baik. Penggunaan teknologi perekaman data yang canggih dapat saja terganjal keras pada tahap tayang ulang dalam rangka analisis dan interpretasi data.

6. Indikator Kinerja

Pada bagaian ini tolak ukur keberhasilan tindakan perbaikan ditetapkan secara eksplisit sehingga memudahkan verifikasinya untuk tindak perbaikan melalui PTK yang bertujuan mengurangi kesalahan konsep siswa misalnya perlu ditetapkan kriteria keberhasilan dalam bentuk pengurangan (jumlah, jenis dan atau tingkat kegawatan) miskonsepsi yang tertampilkan yang patut diduga sebagai dampak dari implementasi tindakan perbaikan yang dimaksud.

7. Analisis Data

Pada bagian ini menjelaskan teknik, tata cara/prosedur dalam menganalisis data, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Bentuk/jenis data dan uji statistic yang digunakan juga dijelaskan, misalnya rumus uji statistic dan lain-lainnya

8. Prosedur Penelitian ;Prosedur Penelitian mencakup: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan dan observasi serta analisis dan refleksi

Pada bagian ini digambarkan rencana tindakan untuk meningkatkan pembelajaran, seperti : (1) Perencanaan, yaitu persiapan yang dilakukan sehubungan dengan PTK yang diprakarsai seperti penetapan entry behavior. Pelancaran tes diagnostic untuk menspesifikasi masalah. Pembuatan scenario pembelajaran, pengadaan alat–alat dalam rangka implementasi PTK, dan lain–lain yang terkait dengan pelaksanaan tindakan perbaikan yang telah ditetapkan sebelumnya. Disamping itu juga diuraikan alternatif solusi yang akan dicobakan dalam rangka perbaikan masalah, (2) Implementasi Tindakan yaitu deskripsi tindakan yang akan di gelar. Scenario kerja tindakan perbaikan dan prosedur tindakan yang akan diterapkan, (3) Observasi dan Interpretasi yaitu uraian tentang prosedur perekaman dan penafsiran data mengenai proses dan produk dari implementasi tindakan perbaikan yang dirancang, dan (4) Analisis dan Refleksi yaitu uraian tentang prosedur analisis terhadap hasil pemantauan dan refleksi berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan yang akan digelar, personel yang akan dilibatkan serta kriteria dan rencana bagi tindakan siklus/daur berikutnya

a. Perencanaan Tindakan ; Deskripsikan tentang persiapan tindakan, kegiatannya mencakup :

  • penyusunan rencana tindakan (skenario pembelajaran)
  • penyusunan media
  • penyusunan materi
  • penyusunan instrumen
  • Simulasi rencana tindakan (skenario pembelajaran)

b. Pelaksanaan tindakan ; Deskripsikan rencana pelaksanaan tindakan dalam bentuk RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) serta jumlah pertemuaannya.

c. Observasi tindakan ; Jelaskan data yang dikumpulkan dan teknik pengumpulan datanya (soal test, lembar observasi, kuesioner).

d. Analisis dan Refleksi ; Deskripsikan teknik analisis yang digunakan serta bahan dan prosedur refleksi yang digunakan.

BAB IV

HASIL PENELTIAN DAN PEMBAHASAN

Pada bagian ini sistematika sajiannya dapat dibuat sebagai berikut:

A. Kondisi Awal

B. Siklus I

C. Siklus II

D. Siklus III

E. Siklus selanjutnya ( jika ada )

F. Pembahasan antar siklus

Penjelasan

A. Kondisi Awal

Deskripsikan fakta dari permasalahan atau kondisi variabel yang ada sebelum dilakukan penelitian, Misalnya: nilai tes rata-rata yang dicapai, aspek ketrampilan sosial yang ada, tingkat keberanian bertanya siswa, miskonsepsi, dan sejenisnya.

B. Siklus I

Untuk masing-masing siklus dapat disajikan urutan sebagai berikut:

  • Rencana tindakan (deskripsikan skenario pembelajaran),
  • Pelaksanaan tindakan (deskripsi hasil observasi proses pelaksanaan pembelajaran secara rinci dari dari awal sampai akhir setiap pertemuan)
  • Hasil Tindakan (sajikan /deskripsikan hasil analisis data dari observasi proses, hasil test, dan angket)

- Hasil Belajar siswa aspek kognitif,
- Hasil Belajar siswa apek ketrampilan sosial (keberanian siswa dalam bertanya, berpendapat dan      berargumentasi),
- Efektifitas cara pembelajaran menurut siswa, dan seterusnya

  • Refleksi (
  • a. Deskripsikan hasil analisis tindakan dan bandingkan dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan.
  • b. Deskripsi ini merupakan sajian analisis kritis terhadap indikator kinerja VS hasil tindakan serta pengembangan konsep teoritis dan rencana tindak lanjut yang diperlukan.

B. Siklus II (seperti siklus I)

C. Siklus III ((seperti siklus I)

D. ………..

E. Pembahasan Antar Siklus

Catatan: PTK minimal dilakukan dalam dua siklus.

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

1). Simpulan :

Merupakan jawaban terhadap perumusan masalah.

2). Saran :

Merupakan tindak lanjut dari hasil penelitian baik yang bersifat teoritis, praktis, maupun kebijakan.

 

SISTIMATIKA PENULISAN PROPOSAL PTK

BAGIAN PEMBUKA
    Halaman Judul
    Daftar Isi

Bagian I. Pendahuluan
A.  Latar Belakang Masalah

B.  Perumusan Masalah

C.  Tujuan Penelitian

D.  Manfaat Penelitian

Bagian II. Landasan Teori dan Pengajuan Hipotesis
A.  Tinjauan Pustaka 

B.  Hasil Penelitian yang Relevan

C.  Kerangka Pemikiran

D.    Hipotesis Tindakan

Bagian III Metode Penelitian (cara penelitian)
A.    Setting Penelitian
B.    Subjek Penelitian
C.    Prosedur Penelitian (langkah-langkah PTK)
          1.    Perencanaan Tindakan
          2.    Pelaksanaan Tindakan
          3.    Observasi Tindakan
          4.    Analisis dan Refleksi

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN


SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN PTK

BAGIAN PEMBUKA
    Halaman Judul
    Lembar Pengesahan
    Kata Pengantar
    Daftar Isi
    Daftar Tabel (bila ada)
    Daftar Gambar (bila ada)
    Daftar Lampiran
    Abstrak atau ringkasan

BAB I. PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang Masalah
B.  Perumusan Masalah
C.  Tujuan Penelitian
D.  Manfaat Penelitian
BAB II. LANDASAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS
A.  Tinjauan Pustaka
    B.  Hasil Penelitian yang Relevan
C.  Kerangka Pemikiran
E.    Hipotesis Tindakan
BAB III METODE PENELITIAN (CARA PENELITIAN)
A.    Setting Penelitian
B.    Subjek Penelitian
C.    Prosedur Penelitian (langkah-langkah PTK)
1.    Perencanaan Tindakan
2.    Pelaksanaan Tindakan
3.    Observasi Tindakan
4.    Analisis dan Refleksi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.    Siklus I
B.    Siklus II
C.    Siklus  III)
D.    Siklus berikutnya (jika ada)
E.    Pembahasan antar siklus
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
A.    Simpulan
B.    Saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

Disarikan dari Workshop Guru Mata Pelajaran SMPN 1 Utan-Sumbawa-NTB

 

 

 

 

Permanent link to this article: http://ihinsolihin.com/ptk-dan-pts/panduan-ringkas-tentang-sistimatika-dan-rambu-rambu-penulisanpenyusunan-ptk/

Adsense Indonesia zwani.com myspace graphic comments Haiiii...Komentarnya Dong...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Tautan komentar adalah nofollow free.