↑ Return to SASTRA&BUDAYA

Print this Page

Sinopsis Cerita Rakyat Bima “Menta Dea”

Diceriterakan Ncuhi Kabuju yang bertakhta di bukit Kabuju memerintah daerahnya dengan adil. Rakyat hidup dalam keadaan aman tenteram. Mata pencaharian utama penduduknya aclalah bercocok tanam. Di samping itu mereka juga giat beternak. Hasil ternaknya yang terutama adalah kerbau.

Di sebelah Timur Daerah Ncuhi Kabuju terhentang lautan yang luas. Pada suatu tempat terdapat teluk yang tenang dan indah. Teluk itu adalah Teluk Sape. Perahu dan rakit dari daerah lain banyak yang singgah dan berlabuh di teluk ini.

Mereka berlabuh untuk mengambil air minum, kayu api dan persediaan lain dalam perahu. Keadaan ini berlangsung lama sehingga awak-awak rakit dan perahu dapat berkenalan langsung dan bergaul secara intim dengan penduduk daerah Ncuhi Kabuju. Rakit dan perahu yang biasa singgah di teluk ini kebanyakan berasal dari Goa.

Di mansa itu sistim jual beli belum dikenal penduduk. Untuk memperoleh sesuatu barang mereka melakukan tukar menukar. Demikianlah selalu terjadi tukar menukar barang kebutuhan antara penduduk Ncuhi Kabuju dengan awak perahu dari Kerajaan Goa. Tcrjadilah hubungan persahabatan yang bertambah erat antara kedua Daerah ini.

Sebagai tanda adanya jalinan persahabatan, rakyat kerajaan Goa mengusulkan, antara dua Daerah diadakan satu pertandingan persahabatan. Maksud serta usul dari rakyat kerajaan Goa itu diterirna baik oleh Ncuhi Kabuju bersama rakyatnya. Tempat dan waktu pelaksanaan pertandingan tclah dimusyawarahkan dan telah diputuskan bertempat di Daerah Ncuhi Kabuju. Yang masih di rahasiakan oleh Ncuhi Kabuju kepada rakyatnya ialah macamnya pertandingan yang bakal dilaksanakan. Karena menurut pendapat Ncuhi Kabuju belum waktunya untuk diumumkan kepada seluruh rakyat. Hanya para punggawa alim ulama dan para pembesar sajalah yang mengetahuinya.

Mendapat sambutan hangat dari Ncuhi Kabuju dan seluruh lapisan rakyatnya, segera awak perahu kerajaan Goa kembali ke Daerahnya untuk melapurkan rencana ini kehadapan rajanya. Mendengar laporan itu raja Goa turut serta merasa gembira tentang pertandingan persahabatan ini.

Mereka pun mengadakan persiapan yang sebaik-baiknya. Akhirnya waktu pertandingan, yang dinantikan oleh kedua belah pihak itu pun tibalah. Dengan scbuah perahu yang penuh dengan muatan utusan kcrajaan Goa bertolak menuju Dacrah Ncuhi Kabuju. Setelah bcrlayar beberapa lama utusan ini tiba di Dacrah Ncuhi Kabuju dengan selamat, disambut oleh rakyat dengan penuh tanda tanya dalam hati. Pertandingan apakah gerangan yang akan dilaksanakan. Di daerah Ncuhi Kabuju dilakukan pula persiapan scperlunya walaupun masih bersifat rahasia.

Dalam menyambut pertandingan besar itu, Ncuhi Kabuju segcra mcngumpulkan punggawa, pemuka-pemuka masyarakat, un tuk merundingkan cara-cara dan siasat yang akan dilaksanakan. Dengan sengaja Ncuhi Kabuju merundingkan hal ini secara rahasia. Rakyat banyak tidak diikutsertakan karena pertandingan ini walaupun bcrsifat persahabatan, tetapi menyangkut kebesaran martabat Ncuhi. Seluruh peserta musyawarah berpendapat sama.

Pertandingan harus dimenangkan oleh Ncuhi Kabuju. Pasiapan dilakukan secara diam-diam, dirahasiakan, teliti dan penuh perhitungan. Mereka yakin akan memperoleh kemcnangan. Mereka dalam keadaan siaga menanti saat-saat pertandingan.

Akhimya detik-detik yang ditunggu pun tiba. Utusan kerajaan Goa tclah hadir di arena pertandingan. Mereka membawa jago harapan yang telah lama dipersiapkan. Karena itu mereka yakin akan memperoleh Kemcnangan.

Arena pertandingan penuh sesak oleh penon ton semakin tegang keadaannya. Rakyat merasa berdebar menanti dan menebak siapa yang bakal kcluar sebagai pemenang. Kedua pahlawan harapan dimasukkan kc dalam gelanggang, diiringi oleh pawangnya masing-masing. Tetapi rakyat terkejut menyaksikan pemandangan yang amat ganjil.  Kerbau kerajaan Raja Goa bcsar dan tegap. Tanduknya runcing dan mengkilap. Sedangkan kepunyaan Ncuhi Kabuju kecil dan kurus.

Gong tanda dimulainya pertandingan pun berbunyi. Kerbau kecil kurus kepunyaan Ncuhi Kabuju yang telah dikurung sehari semalam segera dilepaskan. Dengan mata beringas ia mcnghampiri lawannya dan menyeruduk ke arah perut sebagai anak kerbau yang hendak menyusu pad a induknya. Menghadapi yang di luar dugaan ini kerbau Raja Goa kebingungan. Ia bukannya menyeru-duk lawannya, melainkan berlari mundur menjauhi serudukan kerbau kecil itu. Dan kerbau tegap itu mundur semakin jauh, sedang ia dikejar terus, sehingga akhirnya keluar batas arena.’

Dengan.demikiran kerbau kerajaan Goa dinyatakan kalah.

“Hore!” tempik’sorak menggemuruh memeeahkan ketegangan suasana. Seluruh rakyat bergembira menyambutkemenangan ini. Mereka menyambutnya pula dengan rasa terima kasih kepada Tuhan, karena rencana dan siasat yang diatur oleh Neuhinya telah berhasil dengan gemilang. Kerbau kecil dan kurus pilihan Neuhi Kabuju telah tat’npil sebagai pemenang.

Karena itu diumumkanlah kepada rakyat di pelosok daerah Neuhi Kabuju, agar memeriahkan kemenangan itu. Dan sejak saat itu, kerbau yang memperoleh kemenangan itu harus dipelihara dengan baik dan tak boleh dipergunakan untuk mengerjakan keperluan apa pun juga. Namun walaupun sangat disayangi dan dipelihara dengan baik, Tuhan menentukan nasib semuanya.

Di semak-semak di sebelah selatan bukit Kabuju, bersarang seekor ular yang amat besar. Ular itu selalu mengganggu ternak rakyat. Banyak binatang yang telah dijadikan mangsa. Pada suatu saat ular itu menyerang kerbau juara kesayangan rakyat Kabuju. Kerbau itu mcmbalasnya. Karena itu terjadilah suatu pcrtarungan yang amat scngit antara keduanya. Kerbau itu tak mau menyerah begitu saja. Dia melawan dengan sekuat tenaga. Maka terjadilah pertarungan yang amat sengit. Tetapi karena belitan dan’ gigitan akhirnya kerb au pahlawan itu kehilangan kekuatan. Dan akhirnya menjadi lemas dan mati dalam keadaan yang menycdihkan. Seluruh tubuhnya pcnuh luka akibat gigitan, sedangkan kaki dan lehernya patah, karena belitan.

Demikianlah nasib yang menimpa kerbau juara itu. Penstiwa tragis itu sangat menyedihkan hati Ncuhi Kabuju beserta seluruh rakyatnya. ltulah sebabnya Ncuhi Kabuju memerintahkan seluruh anggota masyarakat untuk membunuh ular itu. Mendengar perintah Ncuhinya seluruh anggota masyarakat bangkit. Dalam keadaan marah dan semangat meluap-luap mcreka mencari tempat persembunyian ular itu. Tempat itu dikurung dengan ketat. Tak ada satu eelah pun yang memungkinkan ular itu melarikan diri. Mereka semua bergerak dalam satu tekad, yaitu ular jahat itu harus dibunuh. Mereka harus berhasil membunuhnya.

Demikianlah nasib mujur menghinggapi rakyat Kabuju. Di saat pertarungall dengan kerbau juara itu, sang ular menderita luka-Iuka yang sangat parah, akibat serudukan. Luka-Iuka itu menyebabkan tubuhnya bengkak dan tidak dapat bergerak cepat lagi. Hal itu merupakan suatu keuntungan bagi rakyat Kabuju. Mereka dengan muclah dapat berhasil menangkap dan membunuh ular jahat itu, beramai-ramai dengan berbagai senjata yang telah tersedia. Ular itu telah mati.

Kepala ular itu dipasak dengan cabang kayu yang telah diruncingkan dan ekomya dipotong-potong. Dan menurut kepercayaan masyarakat Desa, kayu pasak itu telah tumbuh menjadi sebatang pahon yang tidak terclapat di tempat lain di seluruh Kecamatan Sape. Pohon itu bernama Kayu Kangento. Sedangkan tubuh dan ekor ular itu berubah mcnjadi batu yang hingga clewasa ini terkenal dengansebutan batu ular dan ekomya tampak terputus.

Batu ular itu terletak di sebelah Bukit Kabuju. Demikianlah dengan matinya ular itu rakyat Kabuju merasa sangat puas. Mereka telah berhasil melenyapkan masalah yang selalu mengganggu ketenteraman mereka, walaupun mereka telah  kehilangan binatang kesayangan yang telah berhasil mengangkat martabat rakyat Kabuju. Kini negeri Kabujul menjadi tenteram kembali.

Permanent link to this article: http://ihinsolihin.com/sastrabudaya/sinopsis-cerita-rakyat-bima-menta-dea/

Adsense Indonesia zwani.com myspace graphic comments Haiiii...Komentarnya Dong...

1 comment

  1. Dave

    I read a lot of interesting posts here. Probably you
    spend a lot of time writing, i know how to save you a lot
    of work, there is an online tool that creates readable, SEO friendly posts in seconds, just search in google
    - laranitas free content source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Tautan komentar adalah nofollow free.